Tantangan Penetapan Bentuk Usaha Tetap Digital dalam Pemajakan Transaksi Lintas Negara

Authors

  • Ling Wei Singkali Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Carolus Askikarno Palalangan Universitas Kristen Indonesia Paulus

DOI:

https://doi.org/10.55606/jumia.v4i4.4568

Keywords:

Cross-border Transactions, Digital Economy, Digitalization, Permanent Establishment, Tax

Abstract

This research aims to analyze the challenges of determining permanent business forms (BUT) in taxing cross-border transactions. This research was conducted using a qualitative approach based on normative legal review. Research data consists of secondary data obtained from statutory regulations and reputable articles that are relevant to the research topic. The data was then processed using techniques developed by Miles & Hubermann which consisted of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that the main challenge faced in determining permanent digital business forms and cross-border taxation is the gap between the articles set by the OECD as BUT requirements and the current economic reality. This gap makes it difficult for the tax authorities to tax virtual BUTs that earn income in Indonesia because of the weak legal basis. In addition, tax authorities experience limitations in auditing foreign entities due to the self-reporting system. Tax authorities also do not have the authority to verify cross-border transactions carried out by companies. The final challenge is the risk of double taxation due to differences in perception between taxpayers and tax collectors. Coordination is needed between the government to improve regulations, tax authorities to enforce laws according to state regulations, and international governments to create fair and balanced regulations.

References

Álvarez, M. H. (2021). Permanent establishment: The crisis of the Article 5 OECD MC in the digital economy. Crónica Tributaria, 180(3), 97–131. https://doi.org/10.47092/CT.21.3.4

Ananda, G. C., & Fachrudin, K. A. (2026). Transfer pricing mechanisms and international tax management strategies in multinational companies in the digital economy era. International Journal of Management, Economic and Accounting, 4(2), 496–503. https://doi.org/10.61306/ijmea

Arimbhi, P., Rahmi, N., Wulandari, W., Ramdan, A., & Rachmatulloh, I. (2021). Peluang dan tantangan pajak digital di Indonesia. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(2), 148–154.

Ariningrum, H., Mersanda, R., Sariningsih, E., & Mudrikah, R. E. (2026). Pengaruh ukuran perusahaan, sales growth, dan leverage terhadap tax avoidance dengan profitabilitas sebagai variabel moderating (Studi kasus perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022). Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 163–175. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15009

Cahyadini, A. (2024). Urgensi perluasan pengertian bentuk usaha tetap dalam undang-undang perpajakan Indonesia untuk mendukung pengenaan pajak digital. Prosiding Seminar Nasional Unars, 3(1), 18–27. https://www.unars.ac.id/ojs/index.php/prosidingSDGs/article/view/4708

DDTCNews. (2025, Oktober 3). RI tak kunjung pajaki Netflix cs, ini penjelasan Kemenkeu. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1814177/ri-tak-kunjung-pajaki-netflix-cs-ini-penjelasan-kemenkeu

GoodStats Data. (2026). Netflix jadi situs hiburan utama masyarakat Indonesia 2026. https://data.goodstats.id/statistic/netflix-jadi-situs-hiburan-utama-masyarakat-indonesia-2026-rl1PL

Harpaz, A. (2021). Taxation of the digital economy: Adapting a twentieth-century tax system to a twenty-first-century economy. Yale Journal of International Law, 46. [https://ssrn.com/abstract=3593936](https://ssrn.com/abstract=3593936)

Judijanto, L. (2025). Tantangan dan strategi penegakan hukum pajak digital di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(3), 325–332.

Kostovyat, H., & Rogov, V. (2025). Transfer pricing management in the context of digitalization. Acta Globalis Humanitatis Et Linguarum, 2(4), 210–222. https://doi.org/10.69760/aghel.0250040010

Lubis, I. F., Siregar, E., Saribu, A. D., Pasaribu, J. P., Sianipar, Y. S., Rajagukguk, L. F., & Simbolon, A. M. (2025). Pengaruh sistem penetapan harga transfer terhadap potensi penghindaran pajak dalam perusahaan multinasional. Economics and Digital Business Review, 6(2), 1602–1611. https://doi.org/10.37531/ecotal.v6i2.2718

Malik, A., & Saputra, A. H. (2023). Penentuan kebijakan perpajakan ekonomi digital di Indonesia dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 7(2), 193–211. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2023.v7.i2.5241

Manurung, C. O., & Lie, G. (2026). Analisis yuridis keadilan pajak dan tantangan yurisdiksi dalam pemungutan PPN digital asing. Justice Amnesty Law and Undoing Journal, 2(1), 331–337. https://doi.org/10.57235/jalu.v2i1.8542

Nirwana, R., Suzzana, S., Suryadi, H., Jakiroh, & Bintari, E. S. (2026). Analisis kebijakan pajak digital dan dampaknya terhadap kepatuhan UMKM di Indonesia: Studi literatur dan analisis kebijakan. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 14(1), 65–72. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jpak/article/view/76148

OECD. (2026). Tax challenges arising from the digitalisation of the economy – Consolidated commentary to the global anti-base erosion model rules (2026). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/4377e89f-en

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2022). OECD transfer pricing guidelines for multinational enterprises and tax administrations 2022. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/0e655865-en

Putra, O. J. (2024). Value added tax: A suitable alternative for taxing the digital economy? (Indonesian context). Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), 8(1), 123–140. https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI/article/view/2775

Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Rahmatika, N. (2025, Oktober 6). Kemenkeu ungkap alasan Netflix cs belum kena PPh. Pajakku. https://pajakku.com/artikel/kemenkeu-ungkap-alasan-netflix-cs-belum-kena-pph

Ramadhan, F., Rahayu, P., & Pahala, I. (2026). Pemajakan ekonomi digital: Komparasi regulasi Indonesia, P3B, dan OECD Pillar One. JITAA: Journal of International Taxation, Accounting and Auditing, 5(1), 1–22. https://doi.org/10.62668/jitaa.v5i01.2558

Rizal, M., Permana, N., & Qalbia, F. (2024). Transformasi sistem perpajakan di era digital: Tantangan, inovasi, dan kebijakan adaptif. Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4(4), 340–348. https://das-institute.com/journal/index.php/citizen-journal/article/view/648

Saptono, Y., Raharjo, K., & Budisantoso, S. (2026). Transformasi peran profesional pajak di era digitalisasi: Implementasi Coretax dan Tax Reform III. Jurnal Akuntansi Manajemen Publik, 12(1), 35–52.

Saputra, M. F., & Firmansyah, A. (2018). Analisis perpajakan terhadap bentuk usaha tetap berbasis layanan aplikasi. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 2(1), 1–22.

School of Information Systems BINUS University. (2025, Mei 22). Niat berkelanjutan pada aplikasi Netflix. BINUS University. https://sis.binus.ac.id/2025/05/22/niat-berkelanjutan-pada-aplikasi-netflix/

Silalahi, A. F., & Yohanes. (2021). Analisis perlakuan branch profit tax atas bentuk usaha tetap perusahaan pelayaran luar negeri. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 21(2), 231–242. https://doi.org/10.29040/jap.v21i2.1525

Sinaga, H. D. P., & Sa'adah, N. (2024). Reformulasi pajak penghasilan atas transaksi lintas batas di era digital di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 6(1), 82–95. https://doi.org/10.14710/jphi.v6i1.82-95

Syamsiah, D., Sarosa, B., Damayanti, E. E., & Ramadhani, N. P. (2025). Tinjauan hukum terhadap problematika pajak berganda penghasilan pada pekerja jarak jauh (remote worker) dan content creator cross-platform. Jurnal Das Sollen, 11(1), 160–185.

Tambunan, M. (2024). Bentuk usaha tetap: Teori, konsep, dan aplikasi dalam pajak internasional dan domestik.

Vaustine, G., & Lie, G. (2025). Permasalahan hukum dalam penerapan pajak digital di Indonesia (Studi kasus: Netflix dan Google). Jurnal Serina Sosial Humaniora, 3(1), 26–33. https://doi.org/10.24912/jssh.v3i1.36837

Wijaya, B., & Hermawan, D. (2025). Transfer pricing audits di Indonesia: Best practices dan common findings dalam digital service provider cases. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 12(1), 89–108.

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Ling Wei Singkali, & Carolus Askikarno Palalangan. (2026). Tantangan Penetapan Bentuk Usaha Tetap Digital dalam Pemajakan Transaksi Lintas Negara. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 4(4), 01–10. https://doi.org/10.55606/jumia.v4i4.4568