Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan dan Risiko sebagai Determinan Minat Adopsi Sistem Coretax pada Pendaftaran NPWP Wajib Pajak Orang Pribadi di Kabupaten Kendal

Authors

  • Firda Nur Fatikha Universitas Sains dan Teknologi Komputer
  • Sukemi Kamto Sudibyo Universitas Sains dan Teknologi Komputer
  • Iwan Koerniawan Universitas Sains dan Teknologi Komputer

DOI:

https://doi.org/10.55606/jubima.v4i3.4524

Keywords:

Adoption Intention, Coretax, Ease of Use, Risk, Trust

Abstract

This study analyzes the influence of ease of use, trust, and risk on the intention to adopt the Coretax System for Individual Taxpayer Identification Number (NPWP) registration in Kendal Regency. This quantitative study used a survey of individual taxpayers and analyzed data using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. Model evaluation included convergent validity, discriminant validity, reliability, R², f², and bootstrapping hypothesis testing. The results showed that all constructs met validity and reliability criteria, with AVE above 0.50, Cronbach’s Alpha above 0.70, and Composite Reliability above 0.70. The R² value of 0.682 indicates that ease of use, trust, and risk explain 68.2% of adoption intention. Ease of use had a positive and significant effect (β = 0.312; t = 3.745; p = 0.000), as did trust (β = 0.386; t = 4.821; p = 0.000), while risk had a negative and significant effect (β = -0.241; t = 2.967; p = 0.003). Simultaneously, all three variables significantly influenced adoption intention. Trust was the most dominant factor, followed by ease of use, while risk reduced adoption intention. Therefore, the Directorate General of Taxes should improve usability, strengthen security and data protection, and minimize perceived risks among individual taxpayers.

References

Ananda, S., & Lestari, U. D. (2025). Pengaruh perceived usefulness, perceived ease of use, perceived risk, dan social influence terhadap intention to use e-wallet. Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1).

Anisa, W. N. (2023). Pengaruh persepsi kemudahan, manfaat dan kepercayaan terhadap minat penggunaan ShopeePay sebagai sarana transaksi pembayaran. Jurnal Ekonomi Sakti, 12, 89.

Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian. Rineka Cipta.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2022). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R: A workbook. Springer Nature. https://doi.org/10.1007/978-3-030-80519-7

Khairani, R. (2025). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, dan persepsi kepercayaan terhadap minat penggunaan QRIS sebagai alat transaksi pembayaran digital di Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi, 2, 96–108. https://doi.org/10.69714/bd1dz237

Ningsih, H. A., & Sasmita, E. M. (2021). Pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko terhadap keputusan menggunakan uang elektronik. IKRA-ITH Ekonomika, 4, 1–9.

Nugroho, A., & Prasetyo, A. (2023). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan kepercayaan terhadap minat menggunakan layanan perpajakan digital. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 24(1), 45–58.

Nurcahyo, P. (2025). Pengaruh kemudahan penggunaan, persepsi manfaat dan persepsi risiko terhadap minat menggunakan QRIS pada UMKM. E-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 14, 1372–1382.

Purwanto, A., Asbari, M., & Santoso, P. B. (2021). Analisis penerimaan teknologi menggunakan Technology Acceptance Model pada layanan digital pemerintah. Jurnal Ilmiah Manajemen, 11(2), 130–142.

Putri, M. T. (2023). Analisis persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, kepercayaan, gaya hidup, literasi keuangan, dan risiko terhadap penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital pada mahasiswa di Yogyakarta. JEB, 17. https://doi.org/10.53916/jeb.v17i3.73

Rahmawati, M., & Rosa, A. (2024). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap minat menggunakan dompet digital DANA (Studi kasus pada Generasi Z di Kota Palembang). Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(3), 1395–1406. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i3.3785

Ramadhan, M., & Kurniawan, R. (2024). Pengaruh perceived ease of use terhadap intention to use layanan digital pemerintah. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 10(1), 73–86.

Ramdhani, M. A., et al. (2025). The influence of perceived usefulness, perceived ease of use, perceived risk, and trust on decision to use QRIS. International Journal of Business and Applied Economics, 4(5). https://doi.org/10.55927/ijbae.v4i5.250

Sihaloho, J. E., & Ramadani, A. R. (2020). Implementasi sistem pembayaran Quick Response Indonesia Standard Universitas Sumatera Utara. Jurnal Manajemen Bisnis, 17, 287–297. https://doi.org/10.38043/jmb.v17i2.2384

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Widodo, T., & Hidayat, R. (2023). Pengaruh kepercayaan dan risiko terhadap niat menggunakan layanan digital pemerintah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 26(2), 189–203.

Wijaya, T., & Lestari, N. (2022). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi layanan e-government menggunakan Technology Acceptance Model. Jurnal Sistem Informasi, 18(2), 101–115. https://doi.org/10.32524/jusitik.v2i2.440

Yamin, S. (2023). SmartPLS 4: Analisis SEM-PLS untuk penelitian manajemen dan bisnis. Salemba Empat.

Yusuf, M., & Arifin, Z. (2024). Perceived risk dan pengaruhnya terhadap minat penggunaan sistem digital perpajakan. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 11(1), 55–70.

Zahra, N., & Rahman, A. (2025). Pengaruh kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan risiko terhadap minat penggunaan aplikasi perpajakan digital di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 16(1), 88–104.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Firda Nur Fatikha, Sukemi Kamto Sudibyo, & Iwan Koerniawan. (2026). Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan dan Risiko sebagai Determinan Minat Adopsi Sistem Coretax pada Pendaftaran NPWP Wajib Pajak Orang Pribadi di Kabupaten Kendal. Jurnal Bintang Manajemen, 4(3), 213–228. https://doi.org/10.55606/jubima.v4i3.4524