Efektivitas Penguatan Karakter =dalam Mengurangi Kenakalan Siswa di SMK Negeri 1 Gunungsitoli

Authors

  • Natalia ArnisTati Lase Universitas Nias
  • Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa Universitas Nias
  • Berkat Persada Lase Universitas Sumatera Utara
  • Adrianus Bawamenewi Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.55606/jubpi.v4i3.4500

Keywords:

Character Education, Character Strengthening, Student Behavior, Student Delinquency, Vocational High School

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of character strengthening in reducing student delinquency at SMK Negeri 1 Gunungsitoli. The study was motivated by the continued presence of various forms of student delinquency, such as tardiness, violations of school rules, lack of discipline, cheating, bullying, and other behaviors that hinder the learning process. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Research informants included the school principal, Pancasila and Civic Education (PPKn) teachers, and students selected through purposive sampling. Data were collected via observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was verified through source and technique triangulation. The results indicate that character strengthening has been implemented systematically through instruction, positive habituation, religious activities, the instilling of values ​​such as discipline, responsibility, honesty, and cooperation, as well as student guidance and supervision. Program implementation involved the principal, teachers, homeroom teachers, guidance counselors, and parents. Character strengthening positively impacted student behavior and helped reduce delinquency within the school. Supporting factors included school commitment, parental cooperation, a positive school culture, and habituation activities. Inhibiting factors included low awareness among some students, peer group influences, family backgrounds, and limited supervision. Improvement efforts were pursued through enhanced guidance, teachers setting a good example, counseling services, enforcement of school rules, and sustained character-building activities. The study concludes that character strengthening is quite effective in reducing student delinquency through instruction, habituation, role modeling, and the cooperation of all stakeholders.

References

Adhimah, S. (2020). Peran orang tua dalam menghilangkan rasa canggung anak usia dini (Studi kasus di Desa Karangbong RT. 06 RW. 02 Gedangan-Sidoarjo). Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 57–62. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.31618

Aulia, & Rahman. (2023). Implementasi pendidikan karakter dalam membentuk perilaku disiplin siswa di sekolah menengah kejuruan (pp. 45–52).

Bachrudin, A. A., & Kasriman, K. (2022). Analisis efektivitas pendidikan karakter melalui pendekatan multikultural pada pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4505–4516. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2858

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Bangun, D. E., & Wibawa, S. (2023). Urgensi pendidikan karakter.

Basyaruddin, N. Y., & Rifma. (2020). Evaluasi penguatan pendidikan karakter. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 5(1). https://doi.org/10.31851/jmksp.v5i1.3498

Fatimah, S., Zuriah, N., & Syahri, M. (2016). Implementasi pendidikan karakter.

Fadilah, R., & Kurniawan, D. (2022). Implementasi pendidikan karakter dalam membentuk sikap disiplin siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter.

Gunawan, H. (2017). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.

Haryono, O., Firmansyah, Y., & Repelita, T. (2024). Peran PPKn sebagai pendidikan multikultur dalam meningkatkan toleransi siswa. Journal of Education Research, 5(2). https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.1095

Hartati, H., Zarkasi, Z., Syamsir, S., Putra, F., Subekti, D., & Ayub, Z. A. (2025). Legal aspects of political party internal conflict resolution: A case study in Indonesia. Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan, 25(1), 53–69. https://doi.org/10.30631/alrisalah.v25i1.1842

Herdianto, R., Syafitri, Y., & Yuniarthe, Y. (2022). Sistem pendukung keputusan penentuan siswa berprestasi dengan menggunakan AHP (Studi kasus: SMA Negeri 1 Bandar Lampung). Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA), 3(2). https://doi.org/10.57084/jeda.v3i2.999

Hidayat, R., & Ramadhan, A. (2021). Peran guru dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.

Himmah, F. I., & Nugraheni, N. (2023). Analisis gaya belajar siswa untuk pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 31–39. https://doi.org/10.30595/jrpd.v4i1.16045

Jayanti, E. W. (2023). Pendidikan karakter untuk mencegah kenakalan remaja.

Juniarti, R., Andri, R. C., Hargita, B. S., Tuti, R. R., Wahyuni, S., & Oktaviati, R. (2025). Dari mainan menjadi media pembelajaran: Transformasi pengenalan huruf dengan augmented reality. Jurnal Didactique Bahasa Indonesia, 6(2), 121–131. https://doi.org/10.52333/didactique.v6i2.1316

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Khofi, M. B., & Heridianto, H. (2024). Efektivitas pendidikan karakter dalam mencegah bullying. IHTIROM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 411–430. https://doi.org/10.70412/itr.v3i1.121

Kohlberg, L. (1981). Essays on moral development, Vol. 1: The philosophy of moral development: Moral stages and the idea of justice. Harper & Row.

Krisona, Y., Mase, F. E., Selan, N. A., Sanan, M. I., Imung, F. A., & Mas'ud, F. (2023). Pengembangan etika siswa melalui program pendidikan karakter. Jurnal Pendas.

Lathifah, Z. K., Fauziah, R. S. P., Kholik, A., Aminulloh, M., Utami, I. I. S., Efendi, I., & Gunadi, G. (2022). Pendampingan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar berorientasi pelajar Pancasila. Warta LPM, 164–174. https://doi.org/10.23917/warta.v25i2.642

Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Nusa Media.

Lumbantoruan, H., Sianturi, C. L., & Siahaan, T. M. (2025). The influence of talking stick learning model on Pancasila Education learning outcomes of grade IV students at UPTD SD Negeri 122371 Pematangsiantar. EDUCTUM: Journal Research, 4(3), 1–8.

Mandacan, R. S., Lambi, M., & Salosso, M. (2025). Membangun kinerja ASN di pegunungan: Peran disiplin kerja pegawai Distrik Hink Kabupaten Pegunungan Arfak. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9818–9831.

Matussolikhah, R., & Rosy, B. (2021). Pengaruh disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(2), 225–236. https://doi.org/10.37478/jpm.v2i2.1030

Mulyani, E., Muhson, A., Sukidjo, Y. N. P., & Susilowati, N. (2021). Efektivitas model evaluasi pendidikan karakter pada rumpun pembelajaran ekonomi. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 18(1), 1. https://doi.org/10.21831/jep.v18i1.40322

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Bumi Aksara.

Najatunnisa, & Rusita. (2025). Efektivitas pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka. Jurnal Psikososial dan Pendidikan.

Nasution, F. H. (2024). Pengaruh penguasaan kecepatan terhadap hasil belajar fisika materi pokok momentum di kelas XI SMA Negeri. Jurnal Physics Education (Physedu), 6(1), 41–46. https://doi.org/10.37081/physedu.v6i1.5090

Nugroho, A., & Suyanto, S. (2021). Penguatan pendidikan karakter dalam membentuk perilaku peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter.

Nugroho, & Wulandari. (2023). Penguatan pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan perilaku positif siswa di sekolah (pp. 88–95).

Onwuegbuzie, A. J., & Weinbaum, R. K. (2016). Mapping Miles and Huberman's within-case and cross-case analysis methods onto the literature review process. Journal of Educational Issues, 2(1), 265–288. https://doi.org/10.5296/jei.v2i1.9217

Pratama, & Lestari. (2023). Strategi sekolah dalam penguatan karakter siswa sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja (pp. 67–74).

Purnama, S. (2021). Implementasi pendidikan multikultural melalui mata pelajaran PPKn untuk mendukung sikap toleransi siswa. Jurnal Basicedu, 5(6). https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1561

Putri, N. I., Kurniawan, R., Hikmawati, E., Rahmawati, E., Fahmi, D. A., Setyono, B. D. H., & Ningsih, E. K. (2023). Pengantar ekonomi mikro. Penerbit Widina.

Ramadhani, A., Handayani, P. W., Pinem, A. A., & Sari, P. K. (2023). The influence of conversation skills on chatbot on purchase behavior in e-commerce. Jurnal Manajemen Indonesia, 23(3), 287–302. https://doi.org/10.25124/jmi.v23i3.5304

Rosyid, M. F., & Abdullah, F. (2025). Transformasi sosial dan relasi budaya dalam perkembangan kajian teoritis tafsir di Indonesia. MAWALI: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 2(1), 12–30.

Rustandi, F., et al. (2025). Pendidikan karakter berbasis Islam.

Salsabila, D. F., Hidayat, I. N., & Ramdani, Z. (2022). Peran stres akademik dan perceived social support dalam memprediksi kesehatan mental remaja akhir di Kota Bandung. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GAMAJPP), 8(2). https://doi.org/10.22146/gamajpp.76711

Samani, M., & Hariyanto. (2017). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Saputra, R., Sulistyarini, & Purnama, S. (2021). Implementasi pendidikan multikultural pada mata pelajaran PPKn. JPPK.

Sari, D. F. P. A., & Retnaningsih, D. A. (2022). Keutamaan orang berilmu dalam Al-Qur'an Surat Al-Mujadalah ayat 11. Tarbiya Islamica, 10(2), 118–129. https://doi.org/10.37567/ti.v10i2.2252

Sari, P., & Hidayat. (2023). Peran pendidikan karakter dalam mengatasi perilaku menyimpang peserta didik di lingkungan sekolah (p. 112).

Sari, R. F., & Afriansyah, E. A. (2022). Kemampuan berpikir kreatif matematis dan belief siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 275–288. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i2.1755

Sulastri, A., & Siti, N. (2024). Pendidikan karakter dalam meningkatkan moral siswa.

Sulaiman, F., & Nanda, N. (2018). Pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode EOQ pada UD. Adi Mabel. Jurnal Teknovasi: Jurnal Teknik dan Inovasi Mesin Otomotif, Komputer, Industri dan Elektronika, 2(1), 1–11.

Sulistiyani. (2023). Implementasi pendidikan multikultural dalam membentuk karakter toleransi siswa. Sosaintek.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.

Suryadin, A. (2019). Pola pendidikan karakter dalam mengatasi kenakalan remaja. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(1). https://doi.org/10.24832/jpkp.v13i1.362

Wati, R. E., Kusumaningrum, D. E., & Juharyanto. (2024). Pendidikan multikultural sebagai upaya internalisasi sikap toleransi siswa. Jurnal FIP UM. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i11.2024.19

Waluyo, R., Rochmah, L., Saputra, J. P. B., & Azis, A. (2025). User satisfaction level of library system using end user computing satisfaction and importance performance analysis methods. Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika, 11(1), 35–46. https://doi.org/10.26905/jtmi.v11i1.15411

Wibowo, B. A., & Azzahra, R. T. (2024). Analisis kebutuhan etika kerja vokasi di era digital. Jurnal Vokasi Pendidikan, 10(2), 150–165.

Widiatmaka, P., Hidayat, M. Y., & Yapandi. (2022). Pendidikan multikultural dan pembangunan karakter toleransi. JIPSINDO.

Wiyani, N. A. (2018). Pendidikan karakter berbasis total quality management. Ar-Ruzz Media.

Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Natalia ArnisTati Lase, Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa, Berkat Persada Lase, & Adrianus Bawamenewi. (2026). Efektivitas Penguatan Karakter =dalam Mengurangi Kenakalan Siswa di SMK Negeri 1 Gunungsitoli. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 4(3), 110–124. https://doi.org/10.55606/jubpi.v4i3.4500