Kesalahan Ejaan dalam Subtitle Konten “Side By Side” NCT JNJM

Authors

  • Putri Mei Niagana Universitas Bina Bangsa
  • Diana Romdhoningsih Universitas Bina Bangsa
  • Desma Yuliadi Saputra Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.55606/jubpi.v4i3.4440

Keywords:

Capitalization Errors, Digital Media, Non-Standard Words, Punctuation Errors, Spelling Errors

Abstract

The development of digital media has made subtitles on YouTube content a source of language exposure for the public, especially students. However, various spelling errors are still found that do not comply with the Indonesian Spelling Guidelines (EYD) Edition V, thus potentially affecting the use of good and correct Indonesian. One of the contents that demonstrates this phenomenon is Side By Side NCT JNJM. This study aims to describe the form of spelling errors in the subtitles of Side By Side NCT JNJM content. The study uses a qualitative approach with a qualitative descriptive type. Data in the form of Indonesian subtitles were collected through listening and note-taking techniques, then validated using source and technique triangulation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that spelling errors include four categories, namely non-standard loan words and code-mixing, errors in the use of punctuation, errors in the use of capital letters, and the use of non-standard words. Thus, it can be concluded that the subtitles of Side By Side NCT JNJM content that the use of language in digital media subtitles do not fully comply with standard Indonesian spelling rules.

References

Afriyanti, D. N. (2023). Analisis kesalahan penulisan bahasa Indonesia pada media sosial. ESCience Humanity Journal, 4(1), 59-64.

Alwasilah, A. C. (2021). Politik Bahasa dan Pendidikan: Refleksi Kritis atas Kebijakan Bahasa di Era Digital. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Azzurra, D. (2024). Pengaruh budaya populer K-Pop terhadap fenomena campur code dan alih kode di media sosial Indonesia. Isolek: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 78-92.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (Edisi Kelima). Jakarta: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

bahasa remaja sekolah menegah. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 995-996.

Cahyono, B. Y., & Styaningrum, D. H. (2021). Pembelajaran menyunting teks berbasis multimodal untuk meningkatkan kompetensi menulis siswa sekolah menengah. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 145–158.

Díaz-Cintas, J., & Remael, A. (2021). Audiovisual translation: Subtitling (2nd ed.). London: Routledge.

Fitriani, A., & Wibowo, A. (2023). Integrasi budaya populer K-Pop dalam pembelajaran bahasa Indonesia: Peluang dan tantangan bagi generasi Z. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 78–92.

Juniarty, S. (2024). Mewujudkan literasi digital pada generasi Z dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Manajemen Inovasi Akademik, 3(1), 45-58.

Kania, N. (2026). Dampak paparan konten YouTube dan TikTok terhadap literasi

Kardika, R. W. (2024). Penggunaan media digital terhadap kemampuan literasi multimodal siswa sekolah menengah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 210–225.

Kemdikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase E dan F. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kridalaksana, H. (2020). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia (Edisi Revisi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lestari, R. P., & Nugraha, A. S. (2024). Kesalahan ejaan dalam subtitle video YouTube sebagai bahan ajar menyunting teks: Analisis kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Linguistik Terapan, 11(3), 210–225.

Maharani, D., & Prasetyo, B. (2023). Literasi digital dan kebakuan berbahasa: Studi tentang persepsi siswa terhadap kesalahan ejaan dalam konten media sosial. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 189–204.

Mahpudoh, & Romdhoningsih, D. (2024). Pemanfaatan sosial media youtube sebagai media pembelajaraan bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia. 9(1). 109-114.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nuryatin, A. (2021). Strategi penerjemahan subtitle film asing ke dalam bahasa Indonesia: Kajian pragmatik. Humaniora, 33(2), 156–168.

Nuryatin, A., & Widyastuti, S. (2021). Penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menyunting teks eksposisi di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Inovasi Pembelajaran Bahasa, 8(1), 34–47.

Pratiwi, I. G. A. M., & Suarnajaya, I. W. (2022). Campur kode dan alih kode dalam subtitle konten hiburan digital: Implikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Sosiolinguistik, 10(2), 112–128.

Rahmawati, D., & Setiawan, E. (2024). Efektivitas penggunaan konten variety show Korea sebagai media pembelajaran menyunting teks bagi siswa SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 13(1), 56–70.

Romdhoningsih, D., Mahpudoh, dan Saputra, D. Y., (2023). Kesalahan Penerapan EYD V pada Spanduk Media Luar Ruang di Kota Serang. Jurnal Membaca: Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 309-314.

Setyawan, T. (2024). An analysis of English fluency on K-Pop group NCT 127 members and its implication for language learning materials. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 8(2), 210-225.

Smaldino, P. E., Lowther, D. L., & Mims, C. (2020). Integration technologies for teaching and learning (7th ed.). Pearson.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Methods (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta.

Wulandari, S., & Hidayat, T. (2025). Transformasi pedagogi menyunting teks di era digital: Dari teks cetak ke multimodalitas. Jurnal Ilmu Pendidikan, 31(1), 88-102.

Yusuf, M., & Fauzi,A. (2020). Analisis kesalahan ejaan dalam terjemahan subtitle film asing dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa dan Pembelajaran, 8(2), 167–180.

Downloads

Published

2026-08-19

How to Cite

Putri Mei Niagana, Diana Romdhoningsih, & Desma Yuliadi Saputra. (2026). Kesalahan Ejaan dalam Subtitle Konten “Side By Side” NCT JNJM. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 4(3), 19–26. https://doi.org/10.55606/jubpi.v4i3.4440