Situasi Tutur Instrumentalities Dialek Jawa Banten dalam Percakapan Film Yuni Karya Kamila Andini
DOI:
https://doi.org/10.55606/jubpi.v4i3.4439Keywords:
Banten Javanese Dialect, Ethnography Of Communication, Instrumentalities, Speech Situation, Yuni Film.Abstract
Film sering digunakan untuk menampilkan bahasa daerah secara alami di tengah dominasi bahasa Indonesia standar di media arus utama. Yuni, yang disutradarai oleh Kamila Andini, adalah salah satu film tersebut, yang menampilkan dialek Jawa Banten di hampir seluruh dialognya. Di antara komponen situasi percakapan, saluran komunikasi, atau instrumen, yang digunakan penutur berperan dalam membentuk bagaimana dialek tersebut disampaikan, baik melalui percakapan tatap muka langsung maupun melalui saluran perantara seperti panggilan telepon. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana komponen instrumen memengaruhi penggunaan dialek Jawa Banten dalam percakapan film Yuni. Pendekatan fenomenologis diterapkan, menggunakan teknik mendengarkan dan mencatat dialog film sebagai sumber data utama, yang dianalisis melalui reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa saluran komunikasi, baik tatap muka maupun percakapan perantara, memengaruhi kelengkapan unsur nonverbal yang menyertai suatu ujaran, tetapi tidak menggantikan dialek Jawa Banten sebagai kode linguistik utama antar penutur. Temuan ini menunjukkan bahwa dialek regional dalam karya audiovisual bersifat fleksibel dan tetap dilestarikan oleh penuturnya sebagai penanda identitas budaya, terlepas dari saluran komunikasi yang digunakan.
References
Andriani, R., Saputra, D. Y., & Fauzi, R. (2024). Analisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada akun Instagram @anwar_bab: Tinjauan linguistik di platform media sosial. Teks: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 9–16.
Ariyani, L. I., Saputra, D. Y., & Andriani, R. (2026). Fenomena penggunaan campur kode dalam video TikTok akun Bayem (@octatannn) pada konten cerita Boombayah bagian 240. Language: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra, 6(2).
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Elimanafe, F. A., Manafe, Y. D., Balalembang, C. J., & Jelahut, F. E. (2023). Kajian etnografi komunikasi Dell Hymes terhadap tradisi Tu'u Belis. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 3(2), 309–325. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v3i2.159
Ganesha, D. P. S., Widiastuti, N. P. S., & Gunawan, I. M. A. A. (2020). Ethnography of communication: The analysis of Dell Hymes's SPEAKING in Balinese wedding proposal. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 184–202.
Gumperz, J. J., & Hymes, D. (Eds.). (1972). Directions in sociolinguistics: The ethnography of communication. Holt, Rinehart and Winston.
Hymes, D. (1972). Models of the interaction of language and social life. In J. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.), Directions in sociolinguistics: The ethnography of communication (pp. 35–71). Holt, Rinehart & Winston.
Khanifah, A. N., & Fajriyah, I. M. D. (2023). Film “Yuni” karya Kamila Andini: Tubuh perempuan dalam kungkungan patriarki dan pamali. Musawa, 22(1), 73–85.
Nadofah, N., Andriani, L., Yuliyanti, K., & Muhyidin, A. (2024). Kekerabatan bahasa Jawa Serang dengan bahasa Jawa Surabaya (Kajian leksikostatistik). GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 309–322.
Nugroho, C., & Kusuma, I. P. (2023). Identitas budaya Banyumasan dalam dialek Ngapak. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 333–347. https://doi.org/10.31315/jik.v21i2.4556
Nurfridayanti, R., Putra, A., & Azi, R. (2022). Ethnography of communication analysis in “Luca Movie” dialogue. ELITE: Journal of English Language and Literature, 7(1), 53–60. https://doi.org/10.33772/elite.v5i1.1486
Putra, F. K., Syalsabila, H. I., & Purwandari, E. (2024). Pengungkapan diri (self-disclosure) dalam komunikasi antarpribadi remaja. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1). https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6651
Putra, K. W. W., & Padmadewi, N. N. (2023). Ethnography of communication: Messages analysis encountered in Cenk Blonk using Dell Hymes speaking theory. Lingua Scientia, 30(1), 100–109. https://doi.org/10.23887/ls.v30i1.58408
Putri, T. S., Saputra, D. Y., & Andriani, R. (2026). Campur kode dalam dialog film layar lebar Indonesia judul Ada Apa dengan Cinta: Bentuk dan motivasi penggunaannya. JIPKIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman, 6(1), 260–267.
Rahmatika, A., & Nandang, A. (2025). Relasi bahasa dan dialek dalam perspektif teoretis dan kebijakan: Kajian atas identitas, variasi, dan perubahan bahasa. Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaan, 8(2), 491–498.
Rohbiah, T. S., & Mu'awwanah, U. (2023). External innovation in Javanese vocabulary of Banten dialect: A study of dialect geography. SCOPE: Journal of English Language Teaching, 8(1), 225–233.
Saputra, D. Y., & Andriani, R. (2026). Gaya bahasa dalam konten TikTok Vilmei pada fenomena viral pemblokiran dan pemulihan TikTokShop. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 4(3), 346–357. https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2824
Setyawati, K. A. (2022). Ethnography of communication: The analysis of Dell Hymes' SPEAKING model in the communication among the infertility husband and wife. Linguistics Initiative, 2(1), 59–69.
.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





